Inilah Alasan Kenapa Wanita Berpura-pura Mencapai Orgasme

Orgasme adalah suatu puncak kenikmatan bagi pasangan di dalam bercinta. Namun apa jadinya jika sebuah puncak kenikmatan yang terjadi adalah manipulasi keadaan. Artinya hanya menipu pasangannya belaka. Sungguh menakutkan bukan. Tiap pria berbeda mencapai puncak kenikmatannya dengan wanita. Hampir seorang pria, bisa mencapai puncak kenikmatan dengan melampiaskan keadaan pada pasangannya, seperti mencengkram lebis keras, menggigit, dan sebagainya sampai waktu orgasme benar-benar terjadi.

Namun dari berbagai penelitian dari para ahli bahwa seorang wanita itu sering melakukan manipulasi orgasme atau orgasme yang ia lakukan hanya berpura-pura belaka. Heemmm… bagaimana pada kaum pria mendengar semacam itu? Masak anda cuma diam saja atau malah cuek…!

Oke, di sini akan kami jelaskan lebih detail kenapa sih seorang wanita berpura-pura orgasme pada pasangannya. Agar anda mengerti dan anda sebagai wanita juga harus berusaha agar tidak lagi berpura-pura orgasme di hadapan pasanganmu. Terus teranglah, jujur sajalah apa yang membuatmu kok berpura-pura.

Berikut penjelasan kami diambil dari berbagai sumber kesehatan organ intim pria dan wanita:

1. Enggan Menjelaskan Mengapa Orgasme Tidak Tercapai

Banyak wanita enggan menjawab pertanyaan pasangannya mengenai, mengapa mereka tidak mencapai orgasme. Pada kenyataannya, bagi kebanyakan wanita, Orgasme bukanlah hal yang mudah untuk dicapai dan mereka pun tidak selalu mengiginkannya. Akan tetapi bukan berarti seorang wanita tidak menyukai hubungan intim atau hubungan seksual. Oleh karena itu, jika ditanya oleh pasangan pria, kenapa kok tidak mencapai orgasme, dari pada harus menjelaskan pada pasangannya mengapa wanita tidak dapat mencapai orgasme, maka akan lebih baik jika berpura-pura mencapai orgasmenya.

Hayooo anda sebagai istri/wanita kalau memmbaca tulisan ini apa tanggapan anda. Kami bertanya pada hati kecil anda. Masihkan harus berpura-pura mencapai orgasme lagi padangan pasanganmu? Kasihan lho pria sebagai pasangan bercinta kami itu..! Ia berjuang dengan keras saat bercinta agar anda juga bisa mencapai orgasme. Sungguh  menyakitkan bukan tapi yang dihasilkan anda sebagai wanita kok hanya berpura-pura saja.

Anda sebagai pria/suami, juga harus mengerti pada pasanganmu. Coba bisikkan maunya di mana. Kemungkinan wanita pasanganmu itu tidak mau di tempat yang terbuka, atau di tempat yang mudah terdengar orang lain. Maka itu, ajaklah ia ke tempat yang jauh dari keramaian, semisal di Hotel yang senyap. Mungkin dengan begitu wanita akan mudah mencapai orgasme tanpa berpura-pura lagi.

Kalau masih berpura-pura, berarti ada yang salah dengan wanita pasanganmu itu.

2.Takut Kehilangan Kendali

Banyak wanita mencegah dirinya mencapai Orgasme. Dikarenakan takut dirinya kehilangan kendali saat mencapai orgasme. Apalagi saat mencapai Orgasme wanita akan terlihat Jelek atau Lemah atau Rapuh di hadapan suaminya. Wanita yang takut pasangannya melihat penampilan mereka yang berantakan saat orgasme, takut terlihat gendut, atau takut pasangannya melihat berbagai hal memalukan lainnya, biasanya agak sulit membiarkan dirinya lepas kendali dan mencapai Orgasme.

Itu dia wanita yang malu jika saat bercinta, dan saat mencapai Orgasme ia akan berantakan dan tak karuan wajahnya. Malu ini yang membuat wanita enggan untuk Lepas kendali saat orgasme. Ia lebih baik berpura-pura saja agar pria pasangannya orgasme duluan. Hingga akhirnya selesai percintaan malam ini. 

Anda pria sejati, bagaimana membaca hal di atas? Atau anda Wanita, bagaimana membaca di atas? Masihkan anda sebagai wanita berpura-pura Orgasme di hadapan pasanganmu? Kasihan lho pria itu saat mengetahui bahwa wanita pasangannya kok hanya berpura-pura Orgasme.

Pria itu akan semakin cinta, semakin sayang jika tau anda wanita sebagai pasanganmu itu mencapai Orgasme. Karena disaat momen langka itu wanita kesayangannya ini menikmati hubungan intim dengan dirinya. Akan memalukan dan menderita seorang pria jika ternyata Orgasme wanita pasanganya itu hanya berpura-pura.

Apa Yang Harus Dilakukan

Bila anda ingin memastikan bahwa pasangan anda benar-benar mencapai orgasme, maka hal pertama yang harus anda lakukan adalah perhatikan apa yang membuatnya merasa puas atau mencapai orgasme. Bila anda merasa ragu-ragu atau tidak yakin, jangan malu atau ragu untuk bertanya.

Jangan samakan pasangan anda dengan wanita yang anda lihat di dalam film porno. Setiap wanita berbeda, termasuk dalam hal apa yang dapat membuatnya bergairah dan mencapai orgasme. Oleh karena itu, jangan kaget saat pasangan anda tidak mencapai orgasme saat anda melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan pria di dalam film porno yang anda tonton.

Wanita membutuhkan lebih dari rangsangan seksual untuk membuatnya merasa bergairah dan mencapai orgasme. Bantuan anda, perhatian anda, rasa cinta dan sayang anda, penerimaan anda terhadapnya apa adanya juga mempengaruhi. Satu hal penting yang perlu diingat adalah jangan merasa anda telah mengetahui segalanya.

Tetap terus belajjar untuk mengetahui terus menerus tiap hari dari prilaku pasangan anda. Terutama prilakku untuk mmemberikan kasih sayang kepada pasangan. Dengan  begitu, maka anda akan mudah mendapatkan hal berbeda mengenai bagaimana memberikan kepuasan orgasme kepada pasangan. Jangan merasa ngerti yaa…!

Oke, semoga bermanfaat buat anda di mana pun berada.

 

Admin – Website toko Jual Foredi Rekomendasi Boyke Dian Nugraha

Tips dan Cara Istri Memuaskan Suami

suami-istri-dengan-kepala

 

Cara ini kami ambil dari blognya Bunda Lita. Semoga bisa membantu bagi istri yang sayang kepada suaminya.

Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Bunda Lita yang sudah peduli kepada pasangan suami ustri se-indonesia.

Mungkin dari sebagian istri bingung bagaimana agar suaminya bisa lebih puas saat di ranjang. Supaya suami semakin sayang ya tentunya istri bisa lebih cerdas menyikapi di dalam hubungan intim. Nah berikut penjelasannya:
Semoga bermanfaat…

 

1. Berikan suami panduan Biasanya seorang wanita tidak pernah puas dan mencapai orgasme dengan hanya berhubungan suami istri saja, perlu tambahan dan stimulasi pada klitoris. Tapi masih banyak wanita yang masih berpandangan kalau orgasme dapat diraih dengan hubungan suami istri saja. untuk itu sebagai seorang istri berikan suami arahan agar Bunda dapat meraih orgasme, dan mulai saat itu suami akan berusaha dan bereksperimen menjadi pasangan yang baik untuk melayani pasangannya

2. Tetap Slow down Jangan terlalu terburu-buru dalam melakukan hubungan suami istri, karena biasanya seorang pria membutuhkan waktu normal rata-rata mereka yang mencapai empat menit, saat hubungan suami istri dimulai biasanya pria hanya mampu bertahan selama empat menit, sedangkan untuk wanita butuh waktu yang agak lama yaitu sebelas menit. untuk itu sebagai seorang istri Bunda harus mengerti dan memahami. cobalah untuk melambatkan ritme berhubungan. Agar suami bisa lebih menikmati suasana saat berhubungan

3. Tidak perlu Memalsukan kepuasan Banyak penelitian yang mengatakan bahwa hampir semua wanita melakukan pura-pura orgasme didepan suami. Banyak yang beralasan kalau seorang istri melakukan al itu dapat membuat suami puas. kenyataanya jika Bunda melakukan kepura-puraan terus hanya akan membuat suami berpikir kalau Anda sangat puas dan terus melakukan hal-hal itu, namun pada kenyataannya Anda tidak puas. Dengan Bunda berpura-pura orgasme, hanya membuat suami tidak pernah akan mempelajari apa yang sebenarnya Bunda butuhkan

4. Lakukan komunikasi saat berhubungan Untuk meningkatkan kepuasan pada pasangan ada baiknya Bunda melakukan komunikasi. Tanyakan hal-hal yang di inginkan pasangan agar satu sama lain dapat terpuaskan.

5. Mulailah berbicara dengan “aku” sebagai awal kalimat Jika dirasakan ada yang mengganjal saat berhubungan suami istri, ada baiknya Bunda berkata dengan kalimat. ” Aku punya saran jika kamu melakukan ini sebagai ran9sangan, dan jangan menggunakan kalimat seperti “Sepertinya kamu tidak tahu bagaimana cara melayani Aku” hal ini dilakukan agar suami tidak tersinggung.

6. Berikan Instruksi verbal dan nonverbal Saat melakukan hubungan suami istri ada baiknya Bunda mengatakan “pindahkan posisi kamu seperti ini atau seperti itu” atau bisa juga memberi petunjuk seperti “lanjutkan” atau “teruskan” bisa juga Anda membimbing tangan suami ke dalam gerakan yang Anda inginkan.

7. Berikan pujian dengan erangan pada suami Bunda bisa juga mengkomunikasikan kepuasan dengan melakukan erangan saat berhubungan dengan suami, ditambah dengan desah nafas yang akan menggairahkan suami. kata-kata yang dibuat-buat saat berhubungan suami istri bisa juga diberikan untuk menaikan rangsangan suami. Bunda bisa mengatakan “uh enak” atau “oh yes, nikmat sekali” dengan erangan seperti itu suami akan memperkuat kinerjanya saat berhubungan.

 

Jangan lupa sebagai pelengkap kebahagiaan bercinta dengan pasangan dengan Foredi dan Gasa (khusus suami)

ada juga bagi si istri, yaitu: Ladyfem untuk menambah gairah wanita dan Tisu majakani.

Produknya resmi BPOM dan Aman lhooo.. bahkan rekomendasi pakar seksologi Boyke Dian Nugraha.

Senangnya bisa berbagi kebahagiaan keluarga anda…

 

Salam….