WASPADA! Penting Penyebab dan Jenis Kista Ovarium

Kista Ovarium – Kista sangat rentan sekali terjadi pada organ wanita. Baik ia masih muda, remaja atau bahkan yang sudah berusia lanjut. Biasanya seorang wanita merasa terkena kista ketika dicek ke dokter kandungan terdekat lewat USG. Maka biasanya wanita akan langsung drop seketika jika langsung divonis terkena kista. Sehingga psikologi spontan down dihadapan semua orang, bahkan berpengaruh pada kehidupan selanjutnya. 

Jika anda salah satu wanita yang merasa terkena kista, kami menyarankan untuk Tenang, rileks jangan kacau pikiran anda. Santai aja, pasti kok ada solusi dan  jalan untuk menyembuhkannya. Tetap optimis menghadapi hidup walau sedang dilanda masalah. Jika psikologi anda down, tentu saja organ tubuh lainnya akan ikutan down juga. Sehingga akan memperparah kista yang sedang anda alami. Untuk itu tetap santai dan pelajari apa saja sih penyebab kista ini. Tujuan mengetahui penyebab kista adalah supaya anda dan keluarga bisa mengantisipasi agar tidak terkena kembali di kemudian hari.

Apa Sih Kista Ovarium itu?

Pengertian Kista Ovarium: “Kista berarti kantong yang berisi cairan. Kista Ovarium (atau kista indung telur) berarti kantong yang berisi cairan, normalnya berukuran kecil, yang terletak di indung telur (Ovarium)“.  Kista indung telur dapat terbentuk kapan saja, pada masa pubertas sampai menopause, juga selama masa kehamilan. 

Dalam istilah lain mengatakan: Kista ovarium adalah Kantong kecil yang terbentuk di dalam ovarium atau indung telur wanita. Kantong kecil ini berisi cairan dan dikategorikan sebagai tumor jinak dan tidak berbahaya. Sehingga bisa disembuhkan dan bisa hilang dengan sendirinya. Namun dalam beberapa kasus justru menimbulkan masalah kesehatan seperti Haid tidak lancar, pendarahan, kista pecah, tidak bisa hamil, batang ovarium terlilit, dan juga kanker endometrium.

Jenis-jenis Kista Ovarium

Perlu anda ketahui apa saja jenis Kista itu agar anda mengerti seperti apa sifatnya:

  1. Kista Corpus Luteum: berdiameter sekitar 2-6 cm. Terbentuk dari folikel yang terisi cairan atau darah setelah sel telur keluar. Kista ovarium ini dapat membesar dan melilit batang ovarium. Pada kondisi ini, penderitanya akan merasa sangat kesakitan dan memerlukan tindakan pembedahan untuk mengangkat kista tersebut.
  2. Kista Hemorrhagic: Kista fungsional biasa yang mengalami pendarahan dan menimbulkan kram perut.
  3. Kista Dermoid: dapat tumbuh hingga diameter 15 cm dan melilit batang ovarium. Isinya tidak hanya berbentuk cairan, tetapi juga lemak, jaringan tulang, tulang rawan, dan bahkan rambut.
  4. Kista Endometrium (endometriosis): merupakan jaringan pelapis rahim yang tumbuh di sekitar ovarium. Berisi darah yang berwarna kecoklatan dan dapat berdiameter 2-20 cm. Menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa saat menstruasi dan dapat menimbulkan masalah untuk mendapatkan keturunan.
  5. Kista Denoma: kista ovarium yang dapat berukuran sangat besar hingga diameter 30 cm dan dikategorikan sebagai tumor. Kista ini terbentuk dari jaringan ovarium.
  6. Kista Polikistik: terbentuk di sekitar ovarium, kecil – kecil, dan berisi cairan jernih. Terjadi karena gangguan haid atau hormon.
  7. Sindrom Polikistik Ovari: kista ovarium yang tumbuh dalam jumlah yang banyak di dalam ovarium. Penyebabnya yaitu berlebihnya hormone androgen atau faktor keturunan. Kista ini dapat menyebabkan kemandulan, pendarahan, gangguan kehamilan dan keguguran, bahkan kanker endrometrium yang juga komplikasi penyakit berbahaya seperti diabetes, jantung dan kolesterol. Penyakit ini menyerang 4-7% wanita yang dalam usia produktif.

Berikut ini Faktor yang Menyebabkan Kista Ovarium (diambil dari berbagai sumber):

  • Keturunan, Ibu atau nenek menderita kista serupa
  • Siklus mentruasi yang tidak teratur
  • Peningkatan distribusi lemak tubuh bagian atas
  • Mentruasi datang lebih awal (biasanya umur 11 tahun atau lebih muda)
  • Infertilitas
  • Hipotiroidisme atau Ketidakseimbangan hormon
  • Tamoxifen (Soltamox) terapi untuk kanker payudara
  • Kontrasepsi oral/pengendalian kelahiran yang menggunakan pil mengurangi resiko pengembangan kista ovarium karena mereka mencegah indung telur dari memproduksi telur selama Ovulasi.

Waspada untuk anda pribadi dan keluarga anda dengan antisipasi Kista ovarium ini. Dengan mengetahui penyebab yang mengakibatkan kista, seyogyanya anda dan keluarga bisa mencegah dari perkembangan kista ini. Toh sebenarnya kista ini bisa kok dicegah dengan selalu menajga pola makan, menjaga pola hidup yang lebih sehat. Dengan menghindari makanan dan minuman yang mengandung bahan kimiawi adalah salah satunya.

Jika sudah terlanjur mengalami kista, diharapkan untuk melakukan terapi kista dengan minum Ladyfem, klik disini

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan di sini, harap tetap waspada dari hal-hal yang diluar dugaan kita. Kesehatan tubuh adalah prioritas diri anda sendiri, juga tetap memperhatikan kesehatan keluarga anda. Terutama soal kesehatan organ intim, memang harus tetap dijaga.

Apalagi hampir semua masalah di dalam tubuh biasanya berawal dari pola makan dan pola hidup yang kurang sehat. Sehingga daya tahan tubuh menurun maka berbagai masalah cepat masuk ke dalam tubuh. Maka itu cegah terlebih dahulu dengaan menjaga pola makan yang sehat. Juga menjaga pola hidup yang sehat. Itulah salah satu kunci keberhasilan untuk menjalani hidup yang sejahtera sehat selalu.

Demikian penjelasan dari kami sebagai admin website, semoga menjadi referensi dan rujukan bagi anda di mana pun berada. Thanks…